Inayah Wahid Putri Gus Dur Sindir Keras Kiky Saputri hingga Gibran Rakabuming

Kabarbintang.com - Inayah Wahid, Putri Dari Presiden Indonesia Ke-4, Abdurrahman Wahid Kini Sedang Jadi Sorotan Setelah Kemunculannya Di Acara Lapor Pak!. Pada

Inayah Wahid Putri Gus Dur Sindir Keras Kiky Saputri hingga Gibran Rakabuming

Kabarbintang.com - Inayah Wahid, Putri Dari Presiden Indonesia Ke-4, Abdurrahman Wahid Kini Sedang Jadi Sorotan Setelah Kemunculannya Di Acara Lapor Pak!. Pada Kesempatan Itu, Inayah Menjalankan Peran Sebagai Seorang Wartawan. Ia Tampil Bareng Andhika Pratama, Kiky Saputri Dan Ayu Ting Ting.

Meski Kemunculannya Tak Terlalu Lama, Tapi Inayah Sukses Membuat Para Penonton Tertawa Tanpa Henti. Jokes-jokes Yang Dikeluarkannya Bisa Dibilang Cukup 'berani' Karena Semuanya Berisi Sindiran-sindiran Keras.

Kiky Saputri Yang Ada Pada Satu Frame Juga Nggak Kalah Kena Sindir. Inayah Menyebut Jika Kiky Kerap Meroasting Para Pejabat, Tapi Malah Membantu Salah Satu Pejabat Untuk Menang Jadi Presiden. Penonton Pun Tertawa Mendengar Bits Joke Dari Inayah Tersebut.

"kiky Meskipun Temen Saya Sendiri, Saya Harus Netral. Temen Saya Ini Pak, Roasting Pejabat Terus Tiap Episode, Tapi Pejabatnya Dibantuin Menang. Gimana Dong?" Ungkap Inayah.

Berita Inayah Wahid Lainnya Di Kabarbintang.com.

1. Sindir Oknum Kepolisian

Selain Kiky Saputri, Inayah Wahid Juga Sempat Melempar Jokes Lain Yang Nggak Kalah 'berbahaya' Dengan Menyindir 'wakil Presiden'.

"dia Ini Ngomongnya Berani Banget Ya, Anak Siapa Sih? Kayak Anak Presiden Aja," Tanya Andhika.

"nggak Pak, Saya Bukan Anak Presiden. Kalau Saya Anak Presiden, Saya Jadi Wapres, Nggak Jadi Wartawan," Jawab Inayah, Mengundang Gelak Tawa Dari Semua Orang.

2. Profil Inayah Wahid

Inayah Wahid Dikenal Sebagai Salah Satu Putri Dari Abdurrahman Wahid Atau Gus Dur, Presiden Ke-4 Republik Indonesia Sekaligus Tokoh Besar Nahdlatul Ulama. Lahir Dan Tumbuh Di Lingkungan Keluarga Intelektual Serta Religius, Inayah Membawa Nilai-nilai Pluralisme, Kemanusiaan, Dan Toleransi Yang Selama Ini Melekat Kuat Pada Sosok Ayahnya.

Meski Berasal Dari Keluarga Besar Tokoh Nasional, Inayah Memilih Jalur Pengabdian Yang Relatif Tenang, Fokus Pada Isu Sosial, Kebudayaan, Dan Pendidikan.

Latar Belakang Keluarga Dan Pendidikan

Sebagai Anak Gus Dur Dan Sinta Nuriyah Wahid, Inayah Wahid Tumbuh Di Tengah Dinamika Pemikiran Islam Moderat, Demokrasi, Dan Keberagaman. Keluarga Wahid Dikenal Sebagai Keluarga Pesantren Yang Terbuka Dan Progresif, Sehingga Membentuk Cara Pandang Inayah Terhadap Masyarakat Indonesia Yang Majemuk. Pendidikan Menjadi Fondasi Penting Dalam Hidupnya, Tidak Hanya Secara Formal, Tetapi Juga Melalui Pengalaman Langsung Berinteraksi Dengan Berbagai Kelompok Masyarakat Sejak Usia Muda.

Lingkungan Keluarga Yang Sarat Diskusi Intelektual Membuat Inayah Terbiasa Menyuarakan Pendapat Secara Kritis, Namun Tetap Mengedepankan Dialog Dan Empati. Nilai-nilai Inilah Yang Kemudian Ia Bawa Dalam Berbagai Aktivitas Sosial Dan Kebudayaan Yang Digelutinya.

Peran Sosial Dan Aktivisme

Inayah Wahid Dikenal Aktif Dalam Berbagai Kegiatan Sosial, Terutama Yang Berkaitan Dengan Isu Perempuan, Keberagaman, Dan Kemanusiaan. Ia Kerap Terlibat Dalam Forum Diskusi, Seminar, Serta Gerakan Yang Mendorong Toleransi Antarumat Beragama Dan Penghormatan Terhadap Hak Asasi Manusia. Sikapnya Yang Lugas Namun Inklusif Membuatnya Sering Dipercaya Menjadi Pembicara Dalam Acara-acara Bertema Kebangsaan Dan Kebudayaan.

Berbeda Dengan Sebagian Tokoh Publik Yang Menonjolkan Posisi Politik, Inayah Lebih Memilih Jalur Advokasi Kultural. Ia Percaya Bahwa Perubahan Sosial Yang Berkelanjutan Dapat Dibangun Melalui Pendidikan, Dialog, Dan Penguatan Nilai-nilai Kemanusiaan Di Tingkat Akar Rumput.

Melanjutkan Warisan Pemikiran Gus Dur

Sebagai Putri Gus Dur, Inayah Wahid Tidak Bisa Dilepaskan Dari Warisan Pemikiran Sang Ayah. Namun, Ia Tidak Sekadar Berada Di Balik Nama Besar Tersebut. Inayah Menafsirkan Ulang Nilai-nilai Gus Dur Dengan Caranya Sendiri, Menyesuaikannya Dengan Tantangan Zaman. Prinsip Islam Yang Ramah, Sikap Terbuka Terhadap Perbedaan, Serta Keberpihakan Pada Kelompok Marginal Menjadi Benang Merah Dalam Berbagai Aktivitasnya.

Inayah Wahid Menjadi Contoh Bagaimana Generasi Penerus Tokoh Besar Dapat Tetap Relevan Tanpa Harus Berada Di Panggung Politik Utama. Melalui Kerja-kerja Sosial Dan Kebudayaan, Ia Terus Menjaga Semangat Toleransi Dan Kemanusiaan Yang Selama Ini Menjadi Ciri Khas Keluarga Wahid Dan Warisan Gus Dur Bagi Indonesia.

3. Tonton Videonya Di Sini!