7 Cara Mengolah Sampah Organik Tips dari Vania Herlambang, Bisa Dipraktikkan di Rumah

Kabarbintang.com -ppMengelola Sampah Organik Secara Mandiri Kini Menjadi Sebuah Keharusan Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan. Vania Herlambang, Puteri Indone

7 Cara Mengolah Sampah Organik Tips dari Vania Herlambang, Bisa Dipraktikkan di Rumah

Kabarbintang.com -

Mengelola Sampah Organik Secara Mandiri Kini Menjadi Sebuah Keharusan Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan. Vania Herlambang, Puteri Indonesia Lingkungan 2018 Melalui Unggahan Di Instagramnya Baru Saja Membagikan Tips Mengenai Cara Mengolah Sampah Organik Yang Bisa Dipraktikkan Secara Langsung Oleh Masyarakat.

Tak Hanya Satu, Vania Herlambang Bahkan Membagikan Setidaknya Ada Tujuh Pilihan Metode Pengolahan Yang Bisa Dilakukan. Setiap Metode Ini Mempunyai Kelebihan Dan Kekurangan Sehingga Dapat Disesuaikan Dengan Kondisi Dan Kebutuhan Rumah Tangga Masing-masing. Lantas, Seperti Apa Lengkapnya Metode Yang Disarankan Tersebut? Simak Ulasan Di Bawah Ini.

Baca Artikel Tentang Aksi Peduli Lingkungan Lainnya Di Kabarbintang.com.

1. Ember Kompos Aerob (konvensional)

Metode Dengan Ember Kompos Aerob Merupakan Cara Pengomposan Paling Umum Yang Sangat Cocok Diterapkan Bagi Kalian Yang Memiliki Lahan Terbatas. Namun, Perlu Dicatat Bahwa Metode Ini Membutuhkan Ketelatenan Karena Tumpukan Sampah Harus Rajin Diaduk. Selain Itu, Kalian Juga Perlu Mengatur Tingkat Kelembabannya Agar Proses Pembusukan Dapat Berjalan Secara Optimal.

2. Ember Kompos Anaerob (bokashi)

Bagi Kalian Yang Mencari Cara Lebih Praktis Di Lahan Sempit, Sistem Bokashi Bisa Menjadi Solusi Yang Tepat. Keunggulan Utamanya Adalah Prosesnya Tanpa Perlu Diaduk Dan Tidak Memicu Munculnya Belatung. Kalian Hanya Perlu Memperhatikan Keseimbangan Campuran Antara Sampah Kering Dan Basah Untuk Menjaga Kelembabannya Tetap Terjaga.

3. Menggunakan Maggot (black Soldier Fly)

Cara Mengolah Sampah Organik Lainnya Bisa Dengan Metode Menggunakan Larva Lalat Black Soldier Fly (bsf) Atau Maggot Dikenal Sangat Cepat Karena Sampah Bisa Terurai Hanya Dalam Hitungan Hari. Meski Efisien, Metode Ini Memerlukan Ketelatenan Ekstra Dalam Perawatannya. Selain Itu, Perlu Diingat Bahwa Maggot Tidak Bisa Mengelola Limbah Keras Seperti Tulang Dan Cangkang Telur.

4. Lubang Biopori Yang Praktis

Ini Adalah Metode Yang Paling Ramah Bagi Pemula (beginner Friendly) Karena Caranya Yang Sangat Simpel. Kalian Cukup Memasukkan Sampah Ke Dalam Lubang Tanpa Perlu Diaduk Sama Sekali. Selain Mengolah Sampah, Biopori Berfungsi Sebagai Tempat Resapan Air Hujan Yang Baik Bagi Tanah, Namun Syarat Utamanya Adalah Kalian Harus Memiliki Area Lahan Tanah Di Rumah.

5. Pembuatan Ecoenzyme Dari Sisa Nabati

Kalian Bisa Memanfaatkan Kulit Buah Dan Sisa Sayur Segar Untuk Diproses Menjadi Ecoenzyme Melalui Proses Fermentasi. Produk Akhirnya Sangat Bermanfaat Sebagai Desinfektan Alami Yang Bisa Digunakan Untuk Sabun Cuci Piring, Pembersih Lantai, Hingga Sabun Mandi. Ingat, Metode Ini Khusus Digunakan Untuk Sisa Nabati Yang Masih Segar Saja.

6. Pemanfaatan Untuk Pakan Ternak Ayam

Jika Kalian Memelihara Ayam Dan Memiliki Lahan Yang Memadai, Sampah Organik Bisa Langsung Diberikan Sebagai Pakan. Cara Ini Sangat Praktis Dan Memberikan Keuntungan Lebih Berupa Produksi Telur Dari Ayam Yang Sehat Karena Mengonsumsi Sisa Makanan Organik. Strategi Ini Membantu Memutar Rantai Makanan Secara Alami Di Lingkungan Rumah.

7. Jasa Pengomposan Profesional

Bagi Kalian Yang Sibuk Dan Tidak Sempat Mengolah Sendiri, Tersedia Pilihan Jasa Pengomposan Profesional. Kalian Cukup Memilah Sampah Organik Di Rumah, Kemudian Pihak Penyedia Jasa Akan Melakukan Penjemputan (pickup) Untuk Diolah Di Tempat Mereka. Perlu Diingat Bahwa Layanan Penjemputan Ini Biasanya Bersifat Berbayar.

8. Frequently Asked Questions (faq)

Mana Metode Yang Paling Tidak Berbau?

Metode Bokashi Dan Ecoenzyme Cenderung Memiliki Bau Asam Fermentasi Yang Segar, Berbeda Dengan Metode Kompos Terbuka Yang Berisiko Bau Jika Tidak Diaduk Dengan Benar.

Bolehkah Sisa Daging Dimasukkan Ke Semua Metode?

Tidak. Sisa Daging Sebaiknya Dimasukkan Ke Biopori, Pakan Ayam (jika Sesuai), Atau Maggot. Hindari Memasukkannya Ke Dalam Pembuatan Ecoenzyme Atau Kompos Aerob Skala Kecil Karena Dapat Memicu Bau Busuk Yang Tajam.

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Kompos Saya Banyak Belatungnya?

Munculnya Belatung Biasanya Terjadi Pada Metode Aerob Jika Tumpukan Terlalu Basah Atau Tidak Tertutup Rapat. Solusinya, Tambahkan Lebih Banyak Sampah Kering (daun/kardus) Dan Aduk Lebih Sering.

Apakah Cairan Lindi Dari Kompos Bisa Langsung Dipakai Ke Tanaman?

Sebaiknya Tidak. Cairan Lindi Sangat Pekat Dan Asam; Kalian Harus Mengencerkannya Dengan Air (rasio Sekitar 1:20) Sebelum Disiramkan Ke Tanaman Agar Akar Tidak Terbakar.

Apakah Pembuatan Ecoenzyme Bisa Gagal?

Bisa, Jika Wadah Tidak Kedap Udara Atau Terkontaminasi Bakteri Jahat. Tanda Ecoenzyme Yang Baik Adalah Munculnya Jamur Putih Atau Aroma Segar Buah, Bukan Bau Busuk Got.

Temukan Berbagai Ulasan Terkait Aksi Peduli Lingkungan Lainnya Di Kabarbintang.com. Kalau Bukan Sekarang, Kabarbintang?